Suatu hari, gw lagi jalan, masuk sebuah toko sepatu..
Tiba” gw ngeliat ada satu sepatu tergeletak gitu aja di tengah jalan didepan rak sepatu” lainnya. Niat gw baik loh, pengen balikin itu sepatu ke raknya. Tapi gw liat kok ga ada spasi kosong.. Ah bodo lah, sempilin aja.
Telat nyadar, saat itu sepatu udah gw taro di rak, gw baru liat kalo itu sepatu merknya BEDA sama merk ini toko.
Dan tiba” gw menyadari mbak” di belakang gw lagi kebingungan.
Dan sayapun bergegas minggat….
Dunia gak cuma satu.
Iya kayaknya semua orang juga tau. Ada dunia manusia, dunia non-manusia, dunia akhirat, apapun. Dan mungkin didalam dunia-dunia itu masih ada subdunia lainnya.
Dunia lainnya?
Gak usah bayangin duduk di ruangan gelap sendirian dengan kamera yang siap dilambai. Dunia lain juga ada didalam dunia yang makhluknya satu spesies. Bagian yang kita ketahui keberadaannya, tapi gakbisa kita masuki apalagi buat dipahami. Buat apa dimasuki dan dipahami?
Karena bisa jadi kita akan terhubung dengan dunia yang lain itu, suatu saat.
Pernah liat orang-orang yang iseng “memanggil” makhluk lain untuk bisa berkomunikasi dengannya? Supaya bisa “terhubung” dengan dunia sebelah?
Tapi cuma sebatas itu.
Manusia-manusia ini cuma bisa terhubung dengan dunia lainnya ini melalui cerita dari makhluk yang terhubung dengannya. Bingung? Sama. Intinya mereka tetep gakbisa melihat dunia lain itu secara langsung apalagi memasuki dan memahaminya kecuali manusia-manusia ini jadi bagian dari makhluk non-manusia. Mereka cuma tau dunia itu ada karena mereka kebetulan bisa berhubungan dengan salah satu dari penghuninya.
Nah, pokoknya analoginya gitu deh.
Subdunia didalam dunia satu spesies? Banyak, tapi gak semua orang sadar sama keberadaannya, mungkin karena memang belum ada penghubungnya.
Mungkin setiap makhluk memang diciptakan untuk sesuai hanya dalam satu dunia…
dan saat dipaksa untuk memahami dunia lainnya, dunianya sendiri yang sebenarnya perlahan runtuh.
Got it via Broadcast Message. Udah sering baca sih, mungkin udah basi, tapi pengen aja ngepost disini siapa tau ada yg belum baca.
“
Seorang anak kecil bertanya pada ayahnya :”Ayah, dapatkah kau jelaskan apakah politik itu?”
Ayah berkata,”Nak, aku akan menjelaskan seperti ini: Aku adalah pencari nafkah bagi keluarga, jadi sebutlah aku KAPITALISME.
Ibumu, dia adalah pengatur keuangan, sehingga kita sebut dia PEMERINTAH.
Kami disini untuk memenuhi kebutuhanmu sehingga kau kita sebut RAKYAT.
Bibi pembantu kita anggap sebagai BURUH.
Sekarang adikmu yang masih bayi, kita sebut dia MASA DEPAN.
Sekarang pikirkanlah hal ini dan pertimbangkanlah apakah ini masuk akal bagimu”.
Anak tersebut masuk ke kamarnya dan memikirkan apa yang baru saja dikatakan ayahnya.
Tengah malam, dia mendengar adiknya menangis, lalu dia bangun dan memeriksanya, dan dia menemukan adiknya basah kuyup dan kotor karena adiknya pipis dan buang air besar.
Anak itu lantas pergi ke kamar orang tuanya dan melihat ibunya sedang tidur nyenyak sambil mendengkur. Dia tak ingin membangunkan ibunya. Karenanya, ia pergi ke kamar pembantu. Pintunya terkunci, dan dia mengintip dari lubang kunci dan alamaakk… Dia melihat ayahnya sedang bercinta dengan si pembantu. Dia menyerah dan kembali ke kamarnya.
Pagi berikutnya, anak kecil itu berkata pada ayahnya, “Kurasa sekarang aku mengerti apa itu Politik.”,
Ayah menjawab, “Bagus, Nak, ceritakan padaku pendapatmu tentang politik.”,
Si anak segera menjawab, “Ketika Kapitalisme sedang memanfaatkan Buruh, Pemerintah tidur, Rakyat hanya bisa menonton dan bingung melihat Masa Depan berada dalam kesulitan besar.
“
..dipikir-pikir bagus juga sih ya kesimpulan anak itu?
Oke karena males basa-basi, jadi langsung aja ya jadi gini…
Kemarin gw dapet kiriman berupa hard disk. Kiriman dari mama sama papa. Baru pagi ini gw coba buka itu hard disk di laptop. Ternyata didalamnya ada satu folder isinya beberapa lagu.

Awalnya gak gw buka, gw pikir lagu-lagu ini gw juga punya…
Eh tapi tiba-tiba pengen buka. yaudah coba gw buka yg pertama. Dan anda tahu apaaaaa
Gak, ini bukan lagu biasa. Bukan lagu-lagu yg ada di playlist gw, bukan lagu-lagu yg gw udah punya, bukan lagu-lagu yg siapapun punya.
Itu Papa. nyanyi buat gw.
Men, gimana mungkin gw gak nangis bombay? Seorang Papa, yg cueknya minta ampun, yg biasanya gak ngerti buat bermanis-manis, tiba-tiba melakukan hal seperti ini buat gw??
Gw bener-bener gak punya alasan buat gak terharu.
Saat gw sms Papa bilang makasih, balesannya adalah, “Iya Dek, itu buat nemenin Ade di Surabaya”
Kemudian gw nangis bawang goreng. Kamar gw banjir tisu.
Hal sederhana mungkin, tapi buat gw itu berarti luar biasa. Mengingatkan bahwa semerasa sendiri apapun gw disini, gw punya mereka walaupun jauh dari gw. Bahwa jauh secara fisik gak menjauhkan secara emosional.
Dan ini, adalah hadiah terindah yg pernah gw terima.

Much love Mom and Dad. Much love Brother :))
In this kind of mood, tiba-tiba pengen nyeritain temen gw, sebut saja @rinarosliana
Nah, jadi kemarin malem itu gw lagi ga ada kerjaan akhirnya twitteran. pertamanya sih ramean, ngomongin (bukan sih, lebih tepatnya ngeledekin) si rina ini yg naksir berat sama seniornya sebut saja Mr. M. Ini orang udah lulus sebenernya, makanya rinanya galau terus jadi bahan ledekan.
Bermula dari satu kata-katanya yg luar biasa menurut gw:
”Move on cuma bagian dari proses seleksi alam buat mengeliminasi hal-hal lemah, he’s worth to be preserved :).”
Dan saat itu gw berpikir, wih, sangar ni anak! Gak niat move on loh dia. Behh…
Nah tiba-tiba tengah malem dia ngetwit lagi. Gatau kesambet apa ya malem itu tweetsnya anak ini retweetable banget.
There she said :
”A great love doesn’t occur when two people love each other blatantly, it’s when two people unite make a better person of who they were.”
Itu minta dikomen banget kan yaaa omongannya?? akhirnya gw bales sesuatu bla bla bla sampe akhirnya gw menyarankan dia untuk mengejar Mr. M-nya. Dan anda tau apaaa jawabannya sodara-sodara????
“Ga mau ngejar, my way of life’s much better sejak kenal dia. Even if he’s not the one, he’s showed me the right path. Worth to be preserved.”
Meninggal seketika ya kan gw baca jawabannya. Kemudian gw menjawab dengan sesuatu jawaban ngasal gw dan dia menjawab lagi:
”Abis lo pernah ga ketemu cowo yg bikin lo pengen lebih deket lagi sama agama lo? Nah dia tuh kaya gitu buat gue hehe *religious alert*”
Kemudian gw gali kuburan sendiri.
Sejujurnya rin, gw gapernah nyangka lu “sedalam” itu sama Mr. M. Sejujurnya lagi, gw agak terharu baca semua ini sejak semalam, sampai akhirnya gw memutuskan untuk bikin ini.
What a nice feeling you’ve got dear :)